Wilders (Laknatullah) Akan Membuat Lanjutan Film Fitna

Amsterdam – Politikus sayap kanan Belanda – Geert wilders (laknatullah alaihi) saat ini sedang membuat sebuah film tentang ‘islamisasi’ di barat, sebagai lanjutan dari film kontroversialnya Fitna tahun 2008 lalu, yang menimbulkan kemarahan umat islam seluruh dunia.

Dalam artikel di surat kabar Belanda De Telegraaf, Wilders mengatakan bahwa dia bermaksud untuk menunjukkan bagaimana masyarakat barat Eropa telah terpengaruh oleh imigrasi penduduk dari negara-negara Muslim.

“Kita harus lebih banyak menyerang, harus selalu ofensif. Kita harus memberikan perlawanan,” seperti kutipan media terhadap apa yang dia katakan. Wilders juga mengatakan bahwa film yang baru ini tidak merupakan copy an dari film Fitna.

Selain menjelaskan pandangannya tentang imigrasi penduduk dari negara-negara Muslim, dia juga mengatakan akan mengajukan beberapa solusi terhadap masalah tersebut dalam film terbarunya.

Sebagai pimpinan partai kebebasan oposisi, dia juga mendapat bantuan dari para profesional AS untuk memproduksi film terbarunya tersebut, yang akan dirilis pada tahun 2010.

Wilders saat ini sedang menunggu proses pidana terhadap dirinya atas dakwaan hasutan dan kebencian. Wilders menyebut Islam sebagai ‘budaya yang terbelakang’ dan dia juga telah berulang kali mengulang pernyataannya dengan menyebut kitab suci Al-Quran sebagai “buku fasis”.

Pada tanggal 9 April yang lalu, sebuah media dwi mingguan mengatakan jajak pendapat yang mereka lakukan menunjukkan apabila dilakukan pemilihan umum hari ini maka partai kebebasan nya Wilders akan mendapat kemenangan besar.(fq/radionetherlands)

Iklan

Sherine Syaikh Khalil: Di Penjara Israel, Kami Diperlakukan Seperti Binatang

Sherine Syaikh Khalil mengalami penderitaan yang luar biasa selama tujuh tahun berada di penjara Israel. Ia ditangkap dan dijebloskan ke penjara oleh tentara Israel saat masih berusia 17 tahun dengan tuduhan mencoba menculik seorang pemukim Yahudi di Tepi Barat.

Hari Minggu kemarin Sherine yang kini berusia 24 tahun baru saja dibebaskan karena masa tahanannya berakhir. Ia menceritakan bagaimana perlakukan kejam para sipir penjara Israel terhadap dirinya dan tahanan Palestina lainnya. Bagi Sherine, tujuh tahun di dalam penjara Israel adalah sebuah tragedi yang menakutkan dan memilukan.

“Mereka memukul, menendang dan mempermalukan kami. Israel memperlakukan kami seperti binatang. kekejaman dan kebiadaban mereka tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” kata aktivis dari Khan Younis itu.

Sherine menyebut pengadilan Israel sebagai “sebuah sistem retribusi dan balas dendam”, bukan sistem keadilan. “Tidak ada sistem keadilan yang sebenarnya di Israel. Pengadilan di Israel adalah alat bagi rezim Israel untuk melakukan tindak kekerasan terhadap rakyat Palestina dan untuk memberikan legitimasi palsu bagi penjajahan militer Israel,” tukas Sherine.

Saat ini, ada lebih dari 11.000 warga Palestina yang berada di penjara-penjara Israel. Kebanyakan dari mereka adalah aktivis politik, politisi lokal dan pemuka masyarakat yang dijebloskan penjara oleh Israel tanpa tuduhan dan proses hukum. Israel menggunakan para tahanan Palestina sebagai “sandera” atau “alat tawar menawar” untuk mencapai konsesi politik dengan kelompok-kelompok pejuang di Palestina dan otoritas pemerintah Palestina yang didukung Barat.

Sherine mengungkapkan kondisi perempuan-perempuan Palestina yang ada di penjara-penjara Israel. Banyak perempuan-perempuan Palestina yang sedang hamil saat dijebloskan ke penjara, mereka dipaksa melahirkan dalam sel dalam kondisi tangan diborgol dan kaki diikat. Tahanan perempuan lainnya, ada yang dipindahkan ke sel penjara yang berisi orang-orang Israel yang melakukan tindak kriminal.

“Bisa Anda bayangkan, bagaiman Anda menghabiskan siang dan malam di tengah para pembunuh, pengguna narkoba, pelacur dan pelaku kejahatan lainnya,” ujar Sherine.

Menurutnya, para sipir penjara Israel berkonspirasi dengan para kriminal itu untuk sengaja menyakiti dan melecehekan para tahanan perempuan Palestina. “Mereka melakukan penyiksaan semaunya, tergantung mood, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” tutur Sherine.

Ia melanjutkan, “Para tahanan tidak boleh mendengarkan radio, tidak boleh membaca buku, jam kunjungan keluarga dikurangi, tidak memberikan layanan kesehatan pada tahanan yang sakit, hingga ada sedikitnya dua tahanan Palestina yang meninggal di penjara.”

“Kadang para sipir penjara masuk ke sel-sel setelah tengah malam dan melakukan hal-hal yang cabul di depan kami dan di depan penjaga pria. Motif mereka hanya ingin mempermalukan kami dan mempermaikan emosi kami. Mereka mencoba menghancurkan mental dan wibawa kami. Tapi, tentu saja kami semua lebih kuat menghadapi taktik-taktik biadab mereka,” tandas Sherine.

Meski Sherine dibebaskan, pihak Israel menempatkan Sherine ke Jalur Gaza sebagai bentuk hukuman lainnya. Padahal, Sherine berasal dari Tepi Barat dan keluarganya, ayah, saudara lelaki dan saudara perempuannya tinggal di kota Ramallah,

“Saya bahagia bisa bebas, tapi saya berharap bisa bertemu keluarga saya di Ramallah,” ujar Sherine.

Menurut data sejumlah organisasi HAM di Gaza, Israel mendeportasi sekitar 30 orang warga Palestina dari Tepi Barat ke Gaza, sejak pecah gerakan Intifada pertama pada bulan September 2000.

Abdul Nasser Farwana, Kepala Departemen Statistik di Kementerian Tahanan di Ramallah mengatakan, belakangan ini, Israel menerapkan kebijakan yang lebih kejam terhadap para tahanan Palestina sebagai tindakan balas dendam terutama pada tahanan yang dituduh sebagai pendukung Hamas dan faksi pejuang Palestina lainnya.

Kebijakan itu diterapkan oleh pemerintahan baru di Israel, dibawah Perdana Menteri Benyamin Netanyahu dengan tujuan untuk memaksa Hamas agar bersikap lebih lunak pada Israel dan membebaskan prajurit Israel yang ditawan pejuang Palestina sejak tiga tahun yang lalu.

Israel Negara Bangkrut

Tantangan yang paling menghancurkan masa depan Israel adalah krisis ekonomi yang sekarang menghempaskan Israel. Kelompok sayap kanan, yang dimotori oleh Partai Likud dan Yisreali Beitneinu, harus berhadapan dengan kenyataan yang pahit bagi masa depan Israel.

Ancaman masa depan Israel, bukan hanya kelompok Hamas di Palestina, tapi kondisi ekonomi Israel,yang sekarat akibat krisis global, dan selama ini ekonomi Israel hanya ditupang oleh bantuan Barat (AS dan Uni Eropa).

Gambaran ekonomi Israel benar-benar sangat terpuruk selama krisis ini dan disebut sebagai yang : ‘Paling buruk sepanjang sejarah Israel’. Gambaran ini tidak berlebihan. Karena, selain Israel tidak memiliki produk yang cukup diandalkan, kecuali pertanian serta penjualan senjata, yang didatangkan dari AS, yang dijual ke berbagai negara yang sedang terlibat dalam konflik. Sementara itu, Israel tidak memiliki sumber daya alam. Ekonomi Israel benar- benar hanya bergantung bantuan dari Barat, dan relawan komunitas Yahudi yang diaspora di berbagai negara di dunia.

Sekarang, Israel menghadapi krisis yang sangat gawat, di mana eksport Israel turun drastis, sebagai imbas dan dampak dari krisis global, bank-bank menghadapi kesulitan likuiditas yang meningkat, pengangguran tumbuh bersamaan tingkat pertumbuhan ekonomi yang minus, dan sekarang, total pengangguran di Israel mencapai 17% dari jumlah penduduk Israel, investasi menurun, tidak ada lagi investor asing yang mau menjamah Israel, ditambah sektor swasta dan sektor publik ikut ambruk. Sekarang, banyak orang-orang miskin, yang mengantri ke kantor dinas sosial Israel, yang membutuhkan makan.

Seorang ekonom Israel, menyebutkan apa yang disebut dengan ‘menyebarnya pesimism’ yang semakin merata dikalangan masyarakat, yang terus menyeruak ke semua lembaga atau institusi ekonomi Israel, dan ekonomi Israel berkait dengan krisis yang sekarang berlangsung secara global. Dan, mereka yang mempunyai kewenangan sebagai ‘The Marker’, menyimpulkan dari semua gambaran soal ekonomi Israel, bahwa berdasarkan berita, komentar dari hasil penggunaan teknologi Israel dan lembaga bisnis, menyebutkan ribuan perusahaan, perusaahan-perusahaan yang volume kecil, dan perusahaan dagang lainnya, semua telah bangkrut, dan menyisakan puluhan ribu pengangguran di Israel.

Beberapa buruh yang kena ‘PHK’ di pabrik-pabrik membuat barikade, dan meminta agar pemerintah melakukan campur tangan. Perusahaan-perusahaan swasta sudah tidak mampu lagi menggaji dan menanggung para buruh mereka, karena barang-barang numpuk digudang-gudang, yang tidak ada lagi, yang mau menerima barang Israel. Apalagi, akibat kebiadaban Israel, yang melakukan pembantaian di Gaza, menimbulkan antipati masyarakat dunia, dan kemudian memboikot seluruh produk Israel.

Dilaporkan pula bank-bank Israel semua berguguran, dan ambruk. Misalnya, Bank Leumi Le Israel, yang merupakan bank terbesar di Israel, pekan ini dilaporkan merugi mencapai 1.2 milyar sekkel (300 juta dolar), sepanjang tahun 2008, dan di tahun 2009, jumlah hampir mencapai dua kali lipat. Karena itu, Bank Leumi, sudah mengajukan pernyataan ‘bangkrut’ kepada pemerintah. Pemimpin Bank Leumi, Eitan Raf, menyatakan , ‘Kami sangat takut’. “Kami menyimpulkan tahun ini merupakan tahun yang sangat dan berbahaya. Dan, semua pemimpin yang menangani ekonomi sangat takut”, ujar Eitan. Maka, jalan satu-satunya pemerintah harus bertanggungjawab dan melakukan intervensi. “Tanpa campur tangan pemerintah, tidak mungkin sektor perbankan mampu memikul krisis ini”, tambah Eitan.

Kini, di Israel setiap hari ribuan orang kehilangan pekerjaan. Sejak tahun 2008 yang lalu, sudah berjibun orang yang menganggur, akibat resesi. Desember tahun lalu, sudah 17.500 orang yang kehilangan pekerjaan, dan meningkat menjadi 24.000 orang pekerja, dibulan berikutnya, jumlahnya lebih meningkat lagi.. Sebuah laporan dari Departemen Tenaga Kerja Israel, menyebutkan di tahun 2008 akhir, orang Israel, yang menganggur jumlahnya sudah mencapai 250.000 orang.

Tentu, yang paling mengkawatirkan pemerintah Israel, banyak yang menganggur itu, mereka yang memiliki kemampuan di bidang teknologi tinggi (high tech-sector), yang meliputi ribuan ilmuwan-insinyur dan teknisi kehilangan pekerjaan. Sebagai gambaran selama bulan Nopember – Desember saja, sudah ratusan orang ahli teknik yang kehilangan pekerjaan. Jumlah pengangguran di negeri Zionis ini mencapai 17%.

Disisi lain, ketika di AS, perusahaan yang bergerak di bidang proverti bangkrut, di Israel juga mengalami nasib yang sama. Sebuah perusahaan proverti terbesar di Israel, yang merupakan kerjasama antara perusahaan proverti Afrika Selatan – Israel mengalami kebangkrutan senilai 2.7 milyar sekkel atau setara dengan 670 juta dolar. Seorang pengusaha berlian, Lev Leviev ikut mengalami kerugian mencapai ratusan juta dolar, akibat uang yang ditanamkan di sektor proverti itu, bangkrut dan uangnya tidak kembali.

Sebuah kerjasama antara perusahaan proverti yang berbasis di Afrika Selatan dengan mitranya di Israel, khususnya yang menginvestasikan uangnya untuk pembangunan realestate di Utara Israel, yaitu di daerah Tepi Barat, tak laku dijual, karena adanya reaksi yang keras dari kalangan rakyat Palestina yang terus menolak terhadap pembangunan pemukiman baru.

Perusahaan berlian Israel yang terbesar, yang membuka outlet di Dubai, mengalami kerugian besar, tak lama setelah para aktivis Palestina menuntut pemerintah Dubai, agar menutup outlet itu, dan pemerintah Dubai mengikuti tekanan yang dilakukan para aktivis yang pro-Palestina itu. Maka, perusahaan berlian itu, kehilangan pembeli yang nilai jutaan dolar. Karena, Dubai merupakan pintu gerbang Timur Tengah, para pembeli dan pemburu perhiasan berlian pasti mereka mengunjungi Dubai. Tapi, serangan Israel ke Gaza itu, para aktivis yang pro Palestina meminta agar pemerintah menutup seluruh bisnis Israel yang ada di negeri itu.

Aksi boikot terhadap produk-produk Israel itu benar telah berdampak, dan mencekik ekonomi Israel. Bahkan, di Inggris kafe-kafe di negeri itu, sudah menandatangani kerjasama, yang tidak akan menggunakan produk-produk makanan dari Israel. Koran Jerusalem Post, melaporkan bagaimana beratnya dampak boikot internasional, mengakibatkan ekonomi Israel benar-benar bangkrut. “Lahirnya gerakan boikot barang Israel yang membahana di seluruh dunia itu, menyebabkan perusahaan-perusahaan lokal Israel gulung tikar”, ungkap Jerusalem Post. Pambantaian Zionis Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza, mengakibatkan ikut membantai ekonomi Israel, yang berupa produk-proudk manufactur mereka, dan tidak lagi laku dijual di negeri-negeri di luar Israel, tambah Jerusalem Post.

Negara Inggris dan Skandinavia, yang selama ini menjadi penadah barang-barang bikinan Israel, mereka menolak, dan menurun drastis. Dulunya, 90% produk Israel dilempar ke Eropa dan Skandinavia, tapi sekarang barang-barang Israel itu, tak ada lagi yang sudi menjamahnya. Menteri Perdagangan Israel, yang diwakili Ketua Asosiasi Manufactur, Yair Rotloi, menyebutkan produk-produk manufactur Israel, turun penjualannya mencapai hampir 60%. Sementara itu, mereka yang sudah mengimport produk dari Israel, menurut Yair Rotloi, potensi dikemplang ‘tidak bayar’ mencapai 49%. Jadi inilah yang sekarang oleh Israel.

Namun, betapapun Israel sudah menghadapi sekarat secara ekonomi, tapi para pemimpin ultra kanan Israel, tetap saja mereka masih mempunyai ambisi perang yang menggebu-nggebu, seperti mau menyerang Iran atau memerangi Hamas. Karena, para pemimpin ultra kanan Israel, tak peduli dengan kondisi ekonomi yang mereka alami. Tentu, bagi Zionis-Israel, yang penting bisa membunuh lebih banyak lagi orang-orang Palestina dan Arab.
dari eramsulim.com

Free Press Society Denmark Cetak dan Jual Kartun Rasulullah

Pelecehan terhadap Rasulullah Muhammad saw masih berlanjut di Denmark dan kali ini dilakukan oleh organisasi Free Press Society. Organisasi itu mencetak dan menjual kartun Rasulullah yang pernah dimuat oleh surat kabar Jyllands-Posten tahun 2005 lalu dan memicu kemarahan umat Muslim sedunia.

Dalam situsnya, Free Press Community menyatakan telah mencetak seribu kartun Rasulullah yang mengenakan sorban dengan sumbu bagian diujungnya, seolah-olah bom yang siap meledak. Kartun-kartun diberi nomer dan ditandatangani oleh pembuat kartunnya, Kurt Westergaard dan akan dijual dengan harga 250 dollar per kartun.

“Sekarang Anda bisa memiliki secara eksklusif gambar paling terkenal abad ini,” demikian tawaran yang ditulis Free Press Society dalam situsnya.

Dalam situsnya, organisasi itu juga mengatakan bahwa Kurt Westergaard adalah orang terkenal di dunia meski sekarang ia harus hidup dibawah perlindungan aparat kepolisian. “Meski mendapatkan banyak ancaman dan rencana pembunuhan dari kelompok Islamis, dia (Westergaard) tidak pernah menyatakan penyesalannya dan sebagai seniman tidak akan pernah minta maaf,” tulis Free Press Society memuji Westergaard.

Westergaard,73, adalah salah seorang kartunis yang membuat 12 kartun Rasulullah Muhammad saw yang dimuat harian Jyllands-Posten tahun 2005 lalu. Kartun-kartun yang melecehkan Rasulullah itu memicu protes umat Islam di seluruh dunia dan Westergaard sendiri menerima banyak ancaman yang memaksanya harus bersembunyi dari publik.

Tahun 2008, aparat Denmark menangkap dua orang Tunisia yang dicurigai merencanakan pembunuhan terhadap Westergaard. Tapi kedua orang itu kemudian dibebaskan tanpa proses pengadilan, setelah mereka meminta agar pemerintah Denmark mendeportasi mereka saja dengan alasan keamanan nasional.

Organisasi Free Press Society sudah menjual kartun-kartun Rasulullah itu sejak seminggu yang lalu untuk mengumpulkan dana. Presiden Free Press, Lars Hedegaard mengatakan, sejauh ini sudah terjual 200 kartun.

Free Press Society yang didirikan di Denmark pada tahun 2004, beranggotakan berbagai lapisan masyarakat mulai dari wartawan, guru-guru sekolah dan konsultan. Organisasi ini termasuk organisasi di Denmark yang anti-Islam. “Organisasi kami tidak berdasarkan pada pandangan politik apapun. Tapi menurut kami, Islam adalah ancaman terbesar bagi kebebasan berbicara,” tuding Hedergaard.

Pemerintah Denmark belum mengambil tindakan apapun terhadap organisasi Free Press Society yang telah dengan sengaja mencetak bahkan menjual kartun-kartun yang melecehkan Rasulullah saw. Komunitas Muslim di Denmark juga belum bereaksi atas tindakan organisasi anti-Islam itu.

dari eramuslim.com

Berhasilkah pemilu legislatif 2009

pemiluPesta demokrasi pemilu legislatif baru saja dilewati. Sebagai warga negara yang baik konon harus menggunakan hak suaranya demi menentukan nasib bangsa kita 5 tahun kedepan. Untuk sementara waktu partai demokrat masih bertengger di papan atas dengan mengungguli rival rival terberatnya ,Golkar yang berada pada posisi 2, kemudian disusul PDIP diurutan ketiga,  PKS dan PAN masing masing berada pad aurutan 4 dan 5. Hasil perhitungan cepat atau quick Qount di beberapa lembaga survai tidak jauh berbeda walaupun perhitungan yang sebenarnya masih harus menungguquck-qount keputusan dari  KPU. Tetapi hasil perolehan ini banyak menjadi indikator bahwa partai demokratlah jawarnya pada PILEG saat ini dan tentunya anda boleh berbangga para mania demokrat. Yang menjadi pertanyaan terbesar kenapa demokrat bisa memperoleh suara yang begitu besar bahkan bila dibandingka dengan pemilu 2004 silam hasil ini bertambah menjadi 3 kali lipat, apa masyarkat indonesia mengidolakan sosok presiden seperti SBY, apa memang tawarna politik yang diusung Partai Demokrat sangat menjajikan atau memang karna iklannya yang sungguh meriah  menghiasi diberbagai media elektronik atau media cetak .Keberhasilan di kubu partai demokrat sebagai partai dengan perolahan suara terbesar akan semakin memuluskan SBY sebagai kandidat presiden indonesia 5 tahun kedepan, tinggal sekarang pintar-pintarnya saja mencari koalisi dengan yang lainnya.

Pada perayaan Pesta Demokrasi ini ternayata sepenuhnya tidak berjalan dengan lancar. Angka Golput yang diperkirakan mencapai 30-40 % ini menjadi cambukan besar bagi pemerintah, kasus di papua, banyak warga yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya karena tidak tercatat dalam DPT bahkan sampai kartu suara caleg yang tertukar dengan daerah pemilihan lain. kok bisa kenapa ya ???? ini yang menjadi pertanyaan besar bagi kita mungkin. kenapa pula cara memilih diganti dengan mencontreng. kami mengundang untuk berkomentar……

Android, ambisi baru google

googleJika kita mendengar berita bahwa Google berambisi menguasai pangsa iklan di Internet, atau menguasai pangsa data center, atau bahkan pangsa peta satelit online, mungkin itu sudah bukan hal baru di teling kita. Tetapi bagaimana jika yang kita dengan adalah ambisi terbaru Google untuk menguasai pangsa telepon seluler? Tentunya hal ini akan benar-benar menjadi berita baru dari sederetan ambisi Google selama ini.

Google mempunyai alasan cukup kuat untuk melirik pangsa ini, karena perkembangan teknologi telepon seluler sewasa ini sudah bukan merupakan evolusi lagi, melainkan sebuah revolusi. Babak baru dalam dunia telekomunikasi nirkabel ini terus bergulir dengan cepat. Jika sekarang seseorang mempunyai PC di rumah, dan notebook untuk ke kantor atau kuliah, serta berkomunikasi melalui telepon seluler. Maka pergerakkan yang kemudian terjadi sekarang adalah, orang mulai berpikir bagaimana menyatukan semuanya dalam satu genggaman. Sebenarnya hal tersebut telah mulai dipenuhi dengan munculnya PDA/smartphone, di mana seseorang dapat merangkum semua kebutuhan komputasinya dalam satu genggaman. Dan perkembangan inilah yang membuat Google berambisi untuk menguasai pangsa ini.Android, Google Phone Software

Sebenarnya niat Google untuk berekspansi ke bidang seluler telah tercium sejak awal tahun 2005 lalu, saat Google mengakuisisi sebuah perusahaan software mobile bernama Android. Pengembang software ini sendiri, saat ini ditunjuk sebagai pengembang Android di Google. Android sendiri dirancang sebagai sebuah software seluler open source berbasis Java, dalam jaringan 3G dengan teknologi GPS.

Namun satu hal yang mengherankan dari Google adalah pada saat peluncuran Android sendiri. Ternyata peluncuran sistem operasi seluler ini digawangi oleh 34 perusahaan software maupun semi konduktor yang tergabung dalam OHA (Open Handset Alliance). Jawabannya mungkin tak akan jauh berbeda dengan ekspektasi Google dari industri Internet selama ini, yaitu pangsa iklan. Apa yang membuat Google bersemangat mengembangkan Android ternyata adalah kecenderungan akan berpindahnya minat masyarakat dalam mengakses Internet, dari PC atau notebook ke handphone. Dengan begitu tak pelak lagi semua iklan online maupun belanja online juga akan berpindah ke perangkat genggam ini. Itulah salah satu alasan cerdas Google dalam mengembangkan Android. Google sendiri menyatakan kepada CNET bahwa Android baru akan diluncurkan ke pasar pertengahan tahun 2008 yang akan datang.(dna)

sumber :http://www.beritanet.com

Sebuah Tanya

giepernah nonton film soe hok gie, film yang menceritkan tentang kehidupan seorang mahasiswa jurusan sastra UI. film ini menceritakan tentang keberanian seorang soe hok gie melalui tangan kreatifnya,  membuat tulisan tulisan yang banyak menentang kebijakan penguasa di massa ruang waktu terjadi.  sosok yang penuh keberanian, cerdas, luas pemikirannya dan kritis pada ruang waktu kejadian.

berikut puisi sebah tanya
akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

apakah kau masih berbicara selembut dahulu
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku

(kabut tipis pun turun pelan-pelan
di lembah kasih, lembah mendalawangi
kau dan aku tegak berdiri
melihat hutan-hutan yang suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap kau
dekaplah lebih mesra, lebih dekat

(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi
kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya
kau dan aku berbicara
tanpa kata, tanpa suara
ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)

apakah kau masih akan berkata
kudengar derap jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta

(hari pun menjadi malam
kulihat semuanya menjadi muram
wajah-wajah yang tidak kenal berbicara
dalam bahasa yang kita tidak mengerti
seperti kabut pagi itu)

manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru

1 April 1969
Soe Hoek Gie*

*dikutip dari “Catatan Seorang Demonstran”, terbitan LP3ES, 1983


Berikut salah satu kutipan puisinya yang tercatat dalam catatan hariannya, sebulan sebelum keberangkatannya ke Semeru:

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah.
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza.

Tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu.
Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mendalawangi.

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang.
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.

Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.
Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.

Mari sini sayangku.
Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.
Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.

Kita tak pernah menanamkan apa-apa, kita tak’kan pernah kehilangan apa-apa.

11 November 1969
Soe Hoek Gie*

*dikutip dari “Catatan Seorang Demonstran”, terbitan LP3ES, 1983